RESUME SAINS TERAPAN KELAS 5

RESUME SAINS TERAPAN KELAS 5

  1. Penerapan Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi disebut juga gaya tarik bumi, tarikan yang menarik semua benda ke arah pusat bumi. Penerapan gaya gravitasi dalam kehidupan kita misalnya untuk membuat vertikultur. Vertikultur adalah cara menanam tanaman secara tegak ke atas atau tegak ke bawah. Tanaman yang ditanam adalah tanaman hias atau tanaman sayur yang pendek, misalnya kangkung, bayam, dan sawi. Pot untuk tanamannya dibuat dari botol bekas 1500 ml. Bagian tengah dasar botol ini dilubangi sebesar diameter tutup botol. Bagian badan botol dilubangi dengan bentuk kotak, Lubang di badan ini untuk memasukan media tanam dan tanaman. Media tanamnya terdiri dari pupuk kompos, sekam bakar dan pupuk kandang.  Lalu masukkan media tanam ke dalam botol berikutnya memasukkan bibit ke dalam media tanam. Tumpuk satu persatu botol nsehingga menjadi suatu rangkaian. lalu siram hanya bagian yang paling atas, air akan turun secara gravitasi sampai ke tanaman paling bawah.

 

  1. Membuat Derek Magnet. Derek magnet adalah sebuah alat untuk mengangkat besi yang dibuat berdasarkan prinsip elektromagnet. Kawat tembaga dililitkan membentuk spiral ke paku. Ketika kedua ujung kawat dihubungkan ke kutub-kutub baterai, maka arus listrik mengalir melalui kawat. Dan arus ini akan menghasilkan medan magnet, sehingga menghasilkan gaya magnet yang mampu menarik besi ringan.
  2. Penerapan Gaya Gesek. Gaya gesek adalah gaya yang menahan gerakan benda sehingga benda berhenti bergerak. Gaya gesek terjadi karena adanya dua benda yang bergesekan. Arah gaya gesek berlawanan dengan arah gerak benda. Penerapan gaya gesek sederhana misalnya dalam pembuatan penghapus whiteboard dengan bahan kain berbeda, misalnya kain yang digunakan dari baju, kaos atau celana jin bekas.
  3. Membuat Mobil Tenaga Balon. Mobil tenaga balon merupakan penerapan pesawat sederhana roda berporos dan tenaga angin. Dengan adanya roda dan tekanan udara dari dalam balon, mobil dapat bergerak maju.

 

  1. Mengawetkan Daging Buah Papaya Dengan Tenaga Matahari. Pengawetan bertujuan supaya hasil pertanian lebih tahan lama (tidak cepat busuk) dan bisa digunakan untuk waktu yang akan datang. Pepaya yang digunakan berasal dari kebun sekolah. Pepaya dikupas kulitnya dan diris-iris lalu diletakan dalam tampah dan dikeringkan.

 

DOWNLOAD FILE INI YANG BERISI GAMBAR LENGKAP

RESUME SAINS TERAPAN KELAS 5

Iklan

Resume Sains Terapan kelas 4

Sebentar lagi uas, ini materi Sains terapan yang akan diujikan nanti.

RESUME SAINS TERAPAN KELAS 4

  1. Ekosistem. Ekosistem adalah tempat berlangsungnya hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem terbagi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami contohnya hutan, laut, sungai, dll dan ekosistem buatan contohnya sawah, waduk, akuarium dll. Bagian-bagian dalam ekosistem disebut juga komponen ekosistem. Komponen ekosistem terdiri atas dua, yaitu : 1. Komponen biotik dan abiotik. Komponen Biotik terdiri dari: a. Produsen adalah organisme yang dapat menghasilkan makanan dan penyedia makanan untuk makhluk hidup yang lain. b. Konsumen adalah organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri dan bergantung pada organisme lain dalam hal makanan. c. Pengurai adalah organisme yang menguraikan organisme mati. Contoh pengurai adalah jamur dan bakteri. 2.Komponen Abiotik terdiri dari:  a.Cahaya matahari, b.Tanah, c.Air, d.Udara, e.Suhu dan f.Kelembaban. Saling kebergantungan terjadi antar komponen biotik dan abiotiknya. Saling kebergantungan ini contohnya rantai makanan, jaring-jaring makanan. Kegiatan lapangan tentang ekosistem telah dilakukan di lapangan rumput, kebun dan kolam ikan sekolah aljannah.
  2. Sifat benda padat, cair dan gas. Tuhan kita, Allah swt menciptakan alam nyata dan alam gaib. Alam gaib terdiri dari malaikat, jin, iblis dan setan. Alam nyata ini terdiri dari 3 wujud benda, yaitu padat, gas dan cair. Sifat ketiga benda tersebut dapat diukur dan diketahui. Sifat-sifat benda padat adalah : bentuk tetap, menempati ruang, volume tetap, mempunyai berat dan dapat diubah bentuknya. Sifat-sifat benda cair adalah : mempunyai berat, bentuknya tidak tetap, selalu mengikuti bentuk wadahnya, bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar; benda cair mengalir ke tempat yang lebih rendah; benda cair menekan ke segala arah;benda cair meresap melalui celah-celah kecil. Sifat-sifat benda gas adalah : mempuntai berat, bentuknya tidak tetap karena selalu mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya, dan menekan ke segala arah.
  3. Gaya. Gaya adalah dorongan atau tarikan yang diberikan pada suatu benda. Dengan adanya dorongan dan tarikan benda tersebut akan bergerak atau berubah bentuk. Besarnya gaya diukur dengan alat neraca pegas atau dinamometer. Ukuran besar kecil Gaya atau satuan gaya dinayatakan dalam Newton. Contoh pemakaian gaya adalah dalam permainan tarik tambang. Dalam permainan tarik tambang, gaya yang bekerja adalah gaya tarik antara barisan orang sebelah kiri dengan gaya tarik dengan barisan orang sebelah kanan. Besarnya gaya dalam Newton ditentukan oleh jumlah orang dikalikan besarnya gaya gravitasi. Besarnya gaya gravitasi sekitar 10 m/s2. Misalnya 8 orang melawan 8 orang. Berat semua, 8 orang sebelah kiri adalah 400 kilogram, maka gayanya adalah 400 x 10 = 4000 Newton. Sedang berat 8 orang sebelah kanan adalah 387 kilogram, maka bessar gaya barisan orang sebelah kanan adalah 387 x 10 = 3870 Newton. Yang kiri 4000 Newton melawan yang kanan 3870 Newton, maka dipastikan yang menang adalah yang memiliki gaya yang lebih besar, yaitu yang kiri. Jika kedua barisan orang dalam tarik tambang memiliki gaya tarik sama, misalnya sama-sama 4000 Newton, maka sampai waktu habis tidak ada yang menang ataupun kalah, alias seri.
  4. Pemanfaatan Kacang Tanah. Kacang tanah, bahasa ilmiah/latin : Arachis hypogea, bahasa Inggris : peanut, bahasa sunda : suuk. Kacang tanah sebagai tanaman budidaya, kacang tanah terutama dipanen bijinya yang kaya protein dan lemak. Biji ini dapat dimakan mentah, direbus (di dalam polongnya), digoreng, atau disangrai. Umur panen tanaman kacang tanah tergantung dari jenisnya yaitu umur pendek ± 3-4 bulan dan umur panjang ± 5-6 bulan. Adapun ciri-ciri kacang tanah sudah siap dipanen antara lain: a) Batang mulai mengeras, b) Daun menguning dan sebagian mulai berguguran, Polong sudah berisi penuh dan keras. c) Warna polong coklat kehitam-hitaman.

Kacang tanah yang sudah dipanen perlu dilakukan pengawetan dan pengolahan. Salah satu cara pengolahan hasil pertanian adalah dengan penyangraian. Penyangraian menurut bahasa berasal dari kata sangrai yang artinya menggoreng tanpa minyak. Sehingga penyangraian dapat di artikan sebagai proses menggoreng bahan tanpa menggunakan minyak. Bahan yang diolah menggunakan penyangraian adalah biji kopi, kakao, dan biji kacang-kacangan. Dalam penyangraian terjadi proses perpindahan energi panas baik tanpa media maupun mengunakan pasir dengan tujuan  mendapatkan cita rasa tertentu. Contoh : penyangraian kerupuk, kopi, biji kakao, dan kacang.

Penyangraian adalah proses yang tergantung waktu dan temperature/suhu. Perubahan-perubahan yang terjadi selama proses penyangraian adalah sebagai berikut: perubahan kadar air/lebih kering, tekstur (kekerasan), warna dan rasa.

Menghitung energy atau kalori pada kacang tanah. Dalam kacang tanah terdapat karbohidrat, lemak dan protein. Ketiga zat ini memberikan energy ke tubuh kita jika kita memakan kacang tanah. Percobaan untuk menghitung kalori telah dilakukan, caranya adalah air sebanyak 10 mililiter dimasukkan ke dalam kaleng softdrink, diukur suhu awal air, lalu kacang tanah ditancapkan ke jarum dan dibakar. Letakan kacang tanah tersebut dibawah kaleng softdrink dan biarkan sampai api berhenti menyala. Dan diukur suhu akhir air dalam kaleng. Dan untuk menghitungnya digunakan cara sebagai berikut :

Kalori dalam kacang tanah = berat air yang dipanaskan x 4 x (suhu akhir air – suhu awal air)

Misal : berat air = 20 gram, suhu awal air = 270C dan suhu akhir air = 550C,

maka kalori kacang tanah = 20 x 4 x (550C – 270C)

= 80 x ( 28 0C)

= 2240 kalori